Ribka sedang ingin berbagi..

Minggu tenang… 30 November 2008—ultahnya Rory AR’06 11.38 Wib

Sepanjang pagi aku hanya duduk di depan komputer, mencoba mendownload sana-sini. Hari ini sebenarnya agak bingung mau ngapain. Setelah lama tidak menulis, hari ini gairah untuk menulis terbangkitkan kembali.

Sedang teringat tentang kuasa doa. Sedikit berbagi cerita…

Saat PMB PMK th 07,, aku memutuskan untuk menjadi mentor. Meskipun saat itu merasa belum siap dan tidak percaya diri, namun aku tetap melangkah dan percaya ada kekuatan dari Tuhan.. Proses mentoring yang melelahkan sebenarnya, banyak hal-hal yang kurasakan. Ada perasaan tertolak, dihindari, dicuekin, dan merasa bersalah. Intinya sesuatu yang berhubungan dengan jiwa-jiwa ini terasa sangat berat buatku. Sampai saat ini aku masih sering merasa bersalah, kenapa waktu itu aku tidak memperjuangkan anak-anak mentorku dengan sungguh-sungguh. Tapi karena hal itu,, aku selalu membawa mereka di dalam doa, aku berdoa supaya Tuhan memberikan mereka tempat pertumbuhan yang baik dan bahkan aku rindu mereka merasakan juga nikmatnya pemuridan.

Sampai aku tidak sadar lagi bahwa ternyata Tuhan sudah menjawab doa-doaku. Rabu kemarin, mereka (adik mentorku) mendatangiku, mereka bilang mereka ingin dimuridkan. Saat itu barulah aku sadar, ternyata inilah waktunya Tuhan. Aku merasa senang luar biasa, mereka bersedia ikut dalam pemuridan. Aku berharap mereka bisa terus bertumbuh dan dipakai semakin luar biasa lagi untuk pekerjaan Tuhan.

Pesan dari cerita yang satu ini: Kuasa doa sangatlah luar biasa. Doa bekerja melebihi segala usaha yang bisa kita lakukan.

Aku pernah sms-an dengan seorang staff.. Dia bilang, adik PA adalah buah hati. Waktu itu aku lucu juga mendengar kata buah hati, tapi si KK itu bilang, memang benar, anak rohani adalah buah hati yang harus dijaga baik-baik. Itu adalah anugrah Tuhan yang luar biasa yang dipercayakan kepada kita. Dia bilang, pemuridan adalah pelayanan paling berharga dari semua jenis pelayanan yang ada.

Aku termenung… Akhirnya betapa menyadari bahwa pemuridan bukanlah hal yang main-main. Ada sebuah visi di dalamnya… “Until everyone knows someone who truly follow Jesus” Ada pemodelah di sana. Dimana zaman sekarang ini, orang tidak lagi mempercayai hal-hal yang tidak kelihatan. Maka dari itu kita harus menciptakan orang-orang yang benar-benar mengikut Yesus dan hidup seperti Yesus. Sehingga orang-orang ini menjadi miniatur Allah di dunia yang sudah gersang ini. Ketika ada Allah yang terlihat (kita), orang dunia akan melihat bahwa Allah sungguh-sungguh ada dan bukan hanya sekedar cerita “yang katanya”. Maka dari itu, bila ada teman-teman yang sempat mebaca blog ini, bagi yang sudah dipercaya untuk memiliki adik rohani, jagalah mereka baik-baik, berikan hidupmu “sehabis-habisnya” untuk mereka. Jangan pernah menahan kasih yang kamu miliki untuk mereka. Tunjukkan bahwa kamu benar-benar memiliki Allah dalam hidupmu. Bagi yang belum memiliki adik rohani,, atau yang sampai saat ini belum terpikir.. Aku mengajak teman-teman untuk mulai merenungkan hal ini:

Setelah kita “kenyang”, setelah kita diselamatkan, setelah kita diberkati luar biasa oleh Tuhan..lalu apa?? Apakah kita akan tertidur untuk menikmati kekenyangan kita? Atau kita akan pergi ajauh ke suatu tempat dengan membawa semua berkat yang kita punya lalu kita nikmati sendiri?

Atau…

Kita mulai berpikir saat ini juga untuk mulai bekerja buat Tuhan setelah kita dikenyangkannya?? Mulai berpikir saat ini juga untuk membagikan berkat-berkat itu buat orang lain dan biarkan mereka merasakan juga berkat yang luar biasa itu??

Semua ada di tangan kita teman… hati yang mau berkorrban untuk Tuhan adalah pilihan… tapi kalau kita menyadari,, Tuhan pun sudah rela mati lebih dulu untuk kita bahkan ketika kita masih berdosa, masakan kita yang sudah ditebusnya untuk sedikit berkorban pun tidak mau??

Saat ini aku berdoa untuk setiap yang mebaca blog ini,, aku hanya menuliskan apa yang kutau, aku percaya bahwa Tuhan yang akan bekerja untukku terhadap sisanya.. yaitu bekerja untuk hati kita masing-masing. GBHS (God bless His slaves)

3 Responses to “Ribka sedang ingin berbagi..”

  1. sharee^o^ Says:

    i couldn’t speak anything… touched T________T

  2. yohanes Says:

    mantap, ribs! :D
    Elia (dan kita juga) adalah manusia biasa, tapi ia (dan kita juga) berdoa dan hujan tidak turun selama 3 tahun (dan untuk kita, terjadi hal2 luar biasa demi kemuliaan Tuhan). Why? Becoz our God is more than awesome!

    tetap semangat melahirkan dan merawat buah2 hati rohani mu :)

  3. Jona Says:

    Bu,,, ga tau mw ngomong apa..

    Thx untuk peringatannya..

    Tetap semangat ya!!

    GbHs too,,hehe

Leave a Reply